{"id":27,"date":"2022-01-23T08:21:30","date_gmt":"2022-01-23T08:21:30","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/blog\/?p=27"},"modified":"2022-01-23T08:21:30","modified_gmt":"2022-01-23T08:21:30","slug":"bocoran-soal-dan-tips-wawancara-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/bocoran-soal-dan-tips-wawancara-kerja\/","title":{"rendered":"Bocoran Soal dan Tips Wawancara Kerja"},"content":{"rendered":"<p>Wawancara kerja adalah tahap yang paling terakhir dan menentukan di dalam proses rekrutmen. Meskipun kita terkesan hanya ngobrol dengan HRD, namun tak jarang calon kandidat tidak lolos tes karena kurang persiapan saat wawancara kerja.<\/p>\n<p><strong>Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam wawancara kerja.\u00a0<\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">1. Perkenalan Diri<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama kali yang ditanyakan seorang HRD kepada calon karyawan adalah identitas diri. Ketika memperkenalkan diri, awali dengan menyapa orang yang sedang berhadapan denganmu, ceritakan diri secara singkat, tunjukkan bahwa kamu mempunyai keahlian yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Kamu juga boleh ceritakan kegiatan lain yang berhubungan dengan keahlianmu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">2. Ketahui Perusahaan Tujuanmu<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum kamu mengikuti tes wawancara, sebaiknya cari tahu tentang perusahaan yang kamu lamar. Tidak perlu menghapalnya, minimal kamu bisa mengetahui layanan\/produk dari perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">3. Tunjukkan Ketertarikanmu Terhadap Perusahaan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat wawancara, HRD merasa ingin tahu mengapa kamu tertarik melamar di perusahaannya. Kamu bisa\u00a0 mulai menjelaskan kalau kamu tertarik dengan layanan di perusahaan tersebut, pendidikan dan keahlianmu juga cocok dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar di perusahaan itu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">4. Gaji\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini yang paling sensitif di antara pertanyaan-pertanyaan HRD lainnya. Apalagi jika kamu baru lulus dan belum punya pengalaman, pasti akan bingung menentukan gaji. jangan langsung menyebut nominal saat ditanya ekspektasi gaji. Akan tetapi, kamu bisa tanyakan berapa idealnya gaji untuk posisi yang kamu lamar di perusahaan tersebut. Jika kamu seorang<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> fresh graduate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau lulusan baru yang sedang mencari pengalaman, tidak ada salahnya untuk tetap menerima pekerjaan tersebut dengan gaji yang telah ditentukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">5. Ada Pertanyaan?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pewawancara mengeluarkan kalimat \u201cAda pertanyaan?\u201d, itu artinya pertanyaan terakhir dari HRD. Tidak harus pertanyaan, kamu bisa menunjukkan sikap antusias untuk mengisi posisi di perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian beberapa pertanyaan yang sering diajukan HRD kepada calon karyawan. Jangan bertele-tele ketika menjawab pertanyaan HRD, jawablah dengan jujur dan tenang.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wawancara kerja adalah tahap yang paling terakhir dan menentukan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-27","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27\/revisions\/28"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}