{"id":33,"date":"2022-01-23T08:25:42","date_gmt":"2022-01-23T08:25:42","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/blog\/?p=33"},"modified":"2022-01-23T08:25:42","modified_gmt":"2022-01-23T08:25:42","slug":"tips-lolos-screening-cv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/tips-lolos-screening-cv\/","title":{"rendered":"Tips Lolos Screening CV"},"content":{"rendered":"<p>Seperti kita ketahui, ada beberapa tahapan proses rekrutmen ketika kamu melamar pekerjaan. Proses pertama yang harus kamu lalui adalah lolos <i>screening<\/i> <i>Curriculum Vitae <\/i>(CV). Meskipun terkesan sepele, namun CV adalah pintu utama untuk menuju proses atau tahap selanjutnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih banyak pelamar pekerjaan yang membuat kesalahan-kesalahan di dalam CV. Padahal jika mereka membuat CV dengan baik dan benar, maka akan membawa para pelamar ini ke dalam proses rekrutmen berikutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika membuat CV, kamu perlu memilah informasi yang perlu dicantumkan di dalam CV. Tidak ada batasan mengenai jumlah lembaran CV, namun sebaiknya buatlah CV tidak lebih dari dua lembar. Hal ini menghindari informasi yang terlalu banyak di dalam CV sehingga membuat HRD kurang tertarik dengan CV yang telah kamu buat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perhatikan pula <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">design<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kamu pakai di dalam CV. Pilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">design<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">simple<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> namun menarik. Kamu tidak perlu menggunakan berbagai macam jenis huruf atau warna yang terlalu mencolok. Sesuaikan design CV dengan posisi yang kamu lamar dan gunakan jenis huruf yang mudah dibaca.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang sangat perlu kamu cantumkan adalah kontak yang bisa dihubungi. Jadi, pastikan kamu mencantumkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-mail<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> aktif, nomor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa dihubungi melalui telepon, SMS, ataupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Whatsapp<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mengapa demikian? karena HRD biasanya untuk proses lebih lanjut, HRD akan menghubungimu dari berbagai media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuliskan semua informasi dengan jujur, sesuai dengan fakta. Jangan pernah mencantumkan kemampuan yang sebenarnya tidak kamu miliki di dalam CV. Hal ini akan berpengaruh ketika kamu bekerja di perusahaan tersebut. Oleh karena itu, sebelum kamu melamar pekerjaan, pastikan kamu sudah membaca kualifikasi yang sedang dibutuhkan di perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Micro Madani Institute (MMI) memiliki dua posisi lowongan kerja khusus untuk perempuan yang baru lulus SMA. Apa saja persyaratannya? Kamu bisa akses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> MMI https:\/\/www.micromadaniinstitute.com\/joinus. Selamat mencoba!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti kita ketahui, ada beberapa tahapan proses rekrutmen ketika kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-33","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33\/revisions\/34"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/micromadaniinstitute.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}