Jakarta, 11 Juni 2026 — Dalam menghadapi lingkungan bisnis yang semakin dinamis, kompleks, dan penuh ketidakpastian, organisasi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu memahami tantangan, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi strategi dan inisiatif bisnis yang konkret.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Micro Madani Institute (MMI) menyelenggarakan Strategic Leadership Development Program (SLDP) In Class 2 yang dilaksanakan pada 11 Juni 2026 di Swissôtel Living Jakarta Mega Kuningan. Program ini diikuti oleh 21 peserta yang merupakan leader, terdiri dari Kepala Bagian dan Kepala Divisi perusahaan afiliasi PT Permodalan Nasional Madani.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi strategic leadership bagi para pemimpin perusahaan afiliasi PNM. Melalui program ini, peserta dibekali kemampuan dalam menyusun strategi dan inisiatif bisnis yang inovatif, terukur, serta selaras dengan kebutuhan organisasi.

Berbeda dari pelatihan yang hanya berfokus pada penyampaian materi, SLDP In Class 2 dirancang secara aplikatif dan berkelanjutan. Peserta tidak hanya diajak memahami konsep strategic leadership, tetapi juga mempraktikkan langsung proses identifikasi peluang strategis, pengembangan ide inisiatif, penyusunan prioritas program, hingga perumusan Business Blueprint Canvas dan Strategic Initiative Charter sebagai dasar implementasi di unit kerja masing-masing.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif melalui kombinasi pemaparan materi, diskusi kelompok, studi kasus, praktik penyusunan strategi, presentasi, serta peer review antar peserta. Pada fase sebelumnya, peserta juga telah mengikuti sesi mentoring sebagai bagian dari pendalaman analisis strategis dan penguatan pemahaman terhadap tantangan maupun peluang Dalam kegiatan In Class 2 ini, hasil pembelajaran pada fase sebelumnya menjadi dasar bagi peserta untuk mengembangkan strategic initiative yang lebih matang. Setiap kelompok didampingi oleh fasilitator yang berperan membantu proses diskusi, memberikan coaching questions, serta mengarahkan peserta agar blueprint dan charter yang disusun menjadi lebih terukur, relevan, dan implementatif.
Kegiatan ini menghadirkan Ivan Dhana sebagai Associate Trainer PT Micro Madani Institute. Dengan pendekatan pembelajaran yang praktis dan kolaboratif, peserta didorong untuk membangun pola pikir strategis, mengambil keputusan berbasis nilai bisnis, serta merancang solusi yang mampu menjawab kebutuhan organisasi secara berkelanjutan.
Program ini juga memperlihatkan komitmen MMI dalam menghadirkan layanan pengembangan SDM yang tidak hanya bersifat pelatihan satu arah, tetapi menjadi solusi pembelajaran yang utuh. Mulai dari proses mentoring, pendalaman isu strategis, penyusunan inisiatif, hingga tindak lanjut melalui coaching, MMI menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan nyata organisasi.
Respons positif turut disampaikan oleh para peserta yang mengikuti kegiatan SLDP In Class 2. Utu Hidup Syakrani, Kadiv PT Mitra Niaga Madani, menyampaikan bahwa materi yang diberikan mampu dipahami dengan baik karena disampaikan secara jelas dan aplikatif.
“Trainer menyampaikan materi dengan sangat jelas, sehingga kami lebih mudah memahami bagaimana menyusun strategi dan inisiatif yang dapat diterapkan dalam pengembangan organisasi,” ujar Utu.

Hal senada juga disampaikan oleh Almuclis Roberto, Kabag Mitra Bisnis Madani, menilai bahwa program ini membantu peserta dalam melihat potensi organisasi secara lebih luas serta memahami dampak dari setiap inisiatif yang dirancang.
“Melalui program ini, kami belajar memahami blueprint, melihat potensi ke depan, dan menilai dampak dari sebuah inisiatif. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berkembang sebagai leader,” tutur Almuclis.
Kegiatan ditutup dengan sesi gallery walk, peer feedback, refleksi pembelajaran, serta penyampaian post-assignment sebagai tindak lanjut implementasi hasil pembelajaran di unit kerja masing-masing. Setelah pelaksanaan In Class 2, peserta juga akan melanjutkan rangkaian fase 2 melalui sesi mentoring dan coaching untuk mendukung penyempurnaan business blueprint serta implementasi strategic initiative yang telah disusun.
Melalui SLDP In Class 2, MMI kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Program ini menjadi bukti bahwa layanan MMI mampu menjawab kebutuhan organisasi dalam menyiapkan leader yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan bisnis yang terus berubah.
Dengan pendekatan yang terstruktur, aplikatif, dan berorientasi pada dampak, MMI terus berkomitmen menghadirkan program pengembangan SDM yang tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga mendorong terciptanya nilai tambah bagi keberlanjutan organisasi.
