PT Micro Madani Institute (MMI) menyelenggarakan kegiatan Strategic Leadership Development Program pada 27–28 April 2026 bertempat di Mangkuluhur ARTOTEL Suites. Program ini diikuti oleh 21 peserta yang terdiri dari Kepala Bagian dan Kepala Divisi dari perusahaan afiliasi PT Permodalan Nasional Madani, antara lain PT MBM, PT MDM, PT MNM, dan PT MTM.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen MMI dalam mendukung pengembangan kapasitas kepemimpinan strategis di lingkungan perusahaan. Di tengah dinamika industri yang semakin kompleks, cepat berubah, dan penuh ketidakpastian, organisasi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu menjalankan fungsi manajerial, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir strategis, adaptif, berorientasi bisnis, serta mampu memimpin perubahan secara efektif.
Melalui program ini, peserta dibekali pemahaman mengenai peran kepemimpinan di level strategis, mulai dari leadership mindset, transition to director role, executive presence and influence, emotional intelligence, business acumen, strategic thinking, scenario planning, hingga customer-centric strategy. Materi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan perusahaan dalam menyiapkan leader yang kompeten, matang dalam pengambilan keputusan, serta siap menghadapi tantangan bisnis dan transformasi industri.

Program ini menghadirkan sejumlah narasumber dan fasilitator berpengalaman, antara lain Muhammad Effendi, Former Operational & Maintenance Director MRT Jakarta, serta Wimbo Hardjito, Former CEO Pelni & Angkasa Pura Airports. Keduanya membagikan pengalaman praktis mengenai kepemimpinan strategis, pengelolaan organisasi, dan tantangan transformasi di level top management. Selain itu, sesi pembelajaran juga dipandu oleh fasilitator profesional seperti Andra Donatta dan Lutfi Yahya yang membawakan materi utama secara interaktif dan aplikatif.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan dan program framing untuk memberikan pemahaman mengenai tujuan serta alur program. Peserta kemudian mengikuti sesi Executive Insight – Leadership Mindset bersama Muhammad Effendi, yang membagikan pengalaman kepemimpinan selama berkarier di MRT Jakarta. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan insight mengenai pentingnya kedekatan pemimpin dengan tim, kemampuan memahami kondisi lapangan, serta keberanian menerapkan kepemimpinan yang tegas, adil, dan berorientasi pada kinerja.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pembahasan mengenai perubahan peran menuju level direksi, kemampuan membangun pengaruh, serta pentingnya kecerdasan emosional dalam pengambilan keputusan strategis. Peserta juga mengikuti aktivitas interaktif berupa role play dan diskusi kelompok untuk menggambarkan karakter pemimpin saat ini, mengidentifikasi pemimpin ideal, serta menyepakati standar kepemimpinan strategis yang relevan dengan kebutuhan organisasi.
Pada hari kedua, peserta mengikuti sesi Executive Insight – Digital Leadership bersama Wimbo Hardjito. Sesi ini memberikan perspektif mengenai pentingnya kepemimpinan digital dalam menghadapi perubahan industri, perkembangan teknologi, serta kebutuhan organisasi untuk terus beradaptasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi business acumen, strategic thinking, scenario planning, dan customer-centric strategy yang mendorong peserta untuk mampu membaca peluang, memahami risiko bisnis, serta merancang langkah strategis yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan interaktif, partisipatif, dan aplikatif. Kombinasi antara sharing session dari praktisi, pemaparan materi, diskusi, role play, refleksi, serta penugasan strategis memberikan pengalaman pembelajaran yang komprehensif bagi peserta. Selain mengikuti sesi in-class training, peserta juga diberikan penugasan individu berupa PESTLE Analysis sebagai bagian dari penguatan kemampuan strategic thinking, yang akan dilanjutkan melalui sesi mentoring online bersama mentor.
Salah satu peserta, Yoseph Yunianto P, menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan banyak nilai tambah, khususnya dalam meningkatkan kesiapan peserta untuk mengaplikasikan pengetahuan baru di pekerjaan sehari-hari. Ia menilai bahwa pengalaman belajar yang diberikan dalam program ini mampu memperkuat rasa percaya diri peserta dalam menjalankan peran kepemimpinan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak nilai tambah. Saya merasa lebih siap dan percaya diri untuk mengaplikasikan pengetahuan baru ini dalam pekerjaan saya sehari-hari. Terima kasih kepada penyelenggara dan instruktur atas pengalaman belajar yang luar biasa ini,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Strategic Leadership Development Program ini, MMI menegaskan kapasitasnya sebagai lembaga pengembangan SDM yang mampu merancang dan melaksanakan pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan pola pikir, penguatan kompetensi, serta penerapan pembelajaran yang relevan dengan tantangan nyata organisasi. Dengan pendekatan tersebut, MMI terus berkomitmen mendukung perusahaan dalam membangun leader yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perubahan industri secara berkelanjutan.
